Jalan Terbahsari Nomor 1 Terbah, Wates, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta 55651
smu1_wates@yahoo.com
(0274) 773 067

Karya Tulis

Karya Tulis

Karya Tulis

R. Aris Suwasana, S.Pd., M.Si.

SCIENCE, ENVIRONMENT, ART, AND TECHNOLOGY OF SMA NEGERI 1 WATES (SEAT of SMA N 1 Wates)

SCIENCE, ENVIRONMENT, ART, AND TECHNOLOGY OF SMA NEGERI 1 WATES (SEAT of SMA N 1 Wates)

Sebuah tanggung jawab dan amanah yang luar biasa dan tidak dapat dipandang sebelah mata, bagi seorang kepala sekolah yang mendapat kepercayaan dan penugasan baru di SMA Negeri 1 Wates. Seperti amanah yang telah saya terima semenjak 16 Desember 2020, satu tantangan baru bagi saya untuk mewujudkan mimpi baru menjadikan sekolah terbaik di Kabupaten Kulon Progo khususnya, dan Provinsi DIY umumnya.  Berawal dari bekal pengabdian menjadi guru dan kepala sekolah di sekolah sebelumnya dan relasi serta kolaborasi sinergis dari berbagai pihak, menjadikan saya yakin dan optimis untuk mewujudkan SMA Negeri 1 Wates menjadi sekolah  “Science, Environment, Art, and Technology”

             Potret sekolah tentang kekuatan dan potensi sekolah mencakup sumber daya yang ada, strategi, dan komitmen yang dibangun telah mengubah tantangan besar menjadi suatu kesempatan untuk menunjukkan perubahan membaik dalam revitalisasi kinerja dan pencapaian visi serta misi sekolah. Dan, hal tersebut tentu akan berjalan dengan baik dan berhasil guna, ketika seluruh warga sekolah mampu bekerja sama merefleksikan diri, memetakan segala kekuatan dan potensi diri untuk kemudian melangkah pasti mengukuhkan diri menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan.

              Suatu gambaran pengalaman dan prestasi berikut akan mengantarkan saya dalam mengambil sikap dan menetapkan langkah-langkah selanjutnya. Sebelumnya, saya berkiprah di sekolah yang terletak di lereng pegunungan menoreh yang notabene jauh dari fasilitas publik dan minim sarana penunjang. Dengan bantuan dan kerja sama yang baik, saya mampu mewujudkan nominasi sekolah itu sebagai nominasi pertama Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Kulon Progo dan peringkat 5 di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sekolah itu pula, saya telah mampu menunjukkan perubahan besar dengan mewujudkan Akreditasi Perpuskataan dengan Predikat B dan Akreditasi Sekolah dengan Predikat Unggul dengan perolehan nilai 96. Saya juga sudah  meluncurkan program aplikasi pembelajaran yang lebih modern dan inovatif demi kemajuan proses pembelajaran dan memperbaiki sistem yang sebelumnya dianggap kurang efektif. Ketika saya mampu menemukan beberapa kelemahan dan kekurangan yang ada, melalui sistem yang baru, kami utamakan layanan, memenuhi fasilitas, dan pendampingan kepada siswa untuk mendorong mereka mencetak prestasi-prestasi baru yang belum pernah diraih sebelumnya. Demikian pula yang akan saya terapkan di tempat tugas saya saat ini, SMA Negeri 1 Wates di mana seiring tuntutan zaman kita harus terbuka dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih dan pesat.

              Komitmen yang sudah terbangun dan kepercayaan diri menjadikan impian-impian saya untuk membangun sekolah ini menjadi lebih besar. Berdasarkan observasi, survei, dan wawancara dengan berbagai pihak pendukung sekolah diperoleh potret sekolah yang sangat perlu ditindaklanjuti secara bijaksana dengan strategi yang tepat sasaran. Berikut, sekilas gambaran kondisi sekolah dan rancangan penyelesaian masalah yang ditemukan.  Input siswa masuk cukup tinggi, namun masih belum dimaksimalkan potensi yang ada, sehingga perlu pengolahan lebih maksimal untuk menggali potensi dan kekuatan siswa lebih besar untuk  berprestasi,  tidak hanya dalam bidang akademik namun juga di bidang nonakademik untuk bisa berprestasi baik di tingkat Kabupaten, Propinsi maupun tingkat Nasional.  Sarana penunjang dilengkapi agar pembelajaran dan pembimbingan lebih lancar. Dari sisi tenaga pendidik dan kependidikan, saya menemukan hubungan kerja yang cukup baik, namun masih perlu peningkatan khususnya dalam menciptakan harmonisasi dan komitmen untuk bersama-sama meningkatkan dan memajukan sekolah. Di masa pandemic Covid-19 ini, berbagai kebijakan kedinasan membatasi pola kerja di sekolah dan di rumah yang masing-masing seimbang dengan persentase 50% dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kesadaran menjaga kesehatan jasmani dan rohani, kedisiplinan, dan kekompakan kerja pun perlu lebih ditingkatkan agar program pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Dilihat dari program-program yang ada, masih ditemukan perencanaan yang kurang matang. Maka, perlu adanya keterbukaan dan perencanaan program yang lebih transparan, sehingga beberapa pihak dapat memberikan dukungan, motivasi , kritik dan saran yang membangun demi keberhasilan program tersebut. Terkait dengan rencana peluncuran branding sekolah dari program sebelumnya sebagai Sekolah Science masih ditemukan ketidakjelasan bentuk-bentuk kegiatan sains atau belum memiliki kekuatan untuk melangkah secara pasti. Hal ini sangat diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk membuka akses. Sehingga realisasi  program sekolah berbasis ilmu pengetahuan menjadi lebih terarah dan jelas. Keberadaan fasilitas literasi yaitu perpustakaan saat ini masih belum memenuhi standar, sehingga untuk maju Lomba Perpustakaan masih diperlukan banyak perubahan dan penambahan fasilitas bagi penggunanya. Hal ini dimaksudkan agar segenap pengguna (guru, karyawan, dan siswa) dapat memanfaatkan sarana literasi secara optimal dan memudahkan akses memperoleh  referensi literasi sesuai kebutuhan. Penempatan dan penambahan sarana  tempat parkir juga tidak lepas menjadi sorotan saya, di mana hal tersebut perlu memperhatikan kapasitas kebutuhan serta kemudahan akses jalur kendaraan di saat keluar masuk. Maka, perlu dikemas dan diprogramkan lebih lanjut.

              Berbagai potensi dan tantangan yang saya temukan dalam potret sekolah tersebut dapat segera diurai menjadi sebuah peluang untuk menjadikan SMA Negeri 1 Wates menjadi Sekolah SCIENCE, ENVIRONMENT, ART, AND TECHNOLOGY. Hal ini diperlukan beberapa langkah untuk melakukan perubahan. Langkah pertama, saya mulai dengan menjalin komunikasi aktif antara tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan siswa. Dengan kekuatan yang saya miliki, cara yang saya tempuh yaitu memberikan suatu visi atau arahan ke depan. Konkretnya, saya sering berkoordinasi di saat briefing pagi, membuka beberapa masukan untuk kemajuan dan pengembangan sekolah serta minta pendapat tentang kekurangan-kekurangan baik fisik maupun nonfisik yang harus dipenuhi untuk mendukung pengembangan sekolah dan pengembangan manajemen sekolah. Langkah kedua menyesuaikan visi sekolah dengan perkembangan zaman dan kepentingan sekolah yaitu dengan melakukan  merubah visi sekolah menjadi  “ Mewujudkan sekolah yang Unggul, Berbudi pekerti luhur berwawasan Lingkungan dengan mengedepankan Imtaq dan Imtek “ hal tersebut saya lakukan mengingat SMA N 1 Wates akan diunggulkan dari berbagai aspek meliputi Science, Teknologi dan juga Adhiwiyata. Untuk mengembangkan Ipteknya sudah diciptakan beberapa perangkat antara lain E-Learning SMA N 1 Wates merupakan aplikasi pembelajaran yang dibuat dengan tujuan untuk pembelajaran jarak jauh dimasa pandemi, selain itu aplikasi ini juga bisa menjawab semua kebutuhan siswa, guru, dan juga kepala sekolah sebagai controller ( Learning Management System) juga telah diperbaruhi website sekolah yang digunakan sebagai media siswa-siswi dalam mencari informasi seputar sekolah. Maupun sebagai salah satu sarana pendukung kegiatan belajar mengajar disamping untuk ajang silaturohmi alumni. Juga telah dibuat Profil SMA N 1 Wates sebagai media publikasi informasi resmi ke masyarakat.

Langkah ke tiga untuk mengembangkan bidang teknologi kepada siswa dengan memberikan motivasi , komunikasi dan kolaborasi untuk bisa berkreasi dan berinovasi dimasa pandemi Covid-19, siswa telah berhasil berinovasi dengan mengadakan beberapa kegiatan diantaranya webinar yang diprakarsai oleh OSIS yaitu kegiatan “ CROWN” (Casello Try Out dan Webinar 2021 “) kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Kulon Progo Drs.H. Sutedjo dan sebagai naras umber Kepala Balaidikmen Kulon Progo Rudy Prakanto, S.Pd., M. Eng. Juga naras sumber dari Alumni SMA N 1 Wates yang telah berhasil menjabat dalam jabatan strategis yaitu Laksma Dr. Samsulhadi Kepala Dinas Angkatan Laut  dan juga nara sumber Alumni yang telah berhasil lolos seleksi sekolah kedinasan diantaranya Ramadhan Aji Arif Santoso (AKPOL), Nasa Pradnyaparamita (STAN), Raden Purba Gulang Tama ( PPI ). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi dan sekaligus memberikan strategi kepada siswa-siswi SMA N 1 Wates dan untuk umum dalam mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Kegiatan yang lain yang diadakan  OSIS SMA N 1 yaitu webinar dengan tema “ SMA N 1 Wates Try Out dan Webinar 2021 “ kegiatan ini dilaksanakan berkaitan dengan kepedulian Osis SMA N 1 Wates terhadap siswa kelas XI SMP/MTS/Sederajat di Kabupaten Kulon Progo dan sekitarnya yang akan menghadapi Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) dan juga mengenalkan program SMA N 1 Wates, sebagai nara sumber Kepala Dikpora Kabupaten Kulon Progo, Kepala SMA N 1 Wates, Waka Kurikulum, dan Koordinator BK.

Langkah ke empat untuk membangun kepercayaan pada orang tua siswa agar mendukung program sekolah adalah dengan cara komunikasi yang efektif mestinya  dengan cara  tatap muka , namun mengingat pandemi Covid-19 tentu saja hal itu tidak diperbolehkan, sehingga kami punya ide (gagasan ) sosialissi program sekolah webinar dengan tema ‘’ Peace N Care 2021 “  (Parent and School Casello Collaboration 2021) dalam acara tersebut juga dihadirkan  Dr Kartika Nur Fathiyah MSi, Dosen Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY). Dalam webinar itu kami sampaikan terkait program kegiatan sekolah di masa pandemi, proses pembelajaran jarak jauh (PJJ), menampung aspirasi orang tua siswa dan keluhan siswa, serta membangun kolaborasi sekolah dan orang tua siswa sebagai bentuk perwujudan rasa damai dan peduli.  Sedangkan Dr Kartika Nur Fathiyah MSi.,  membahas cara mengatasi stres siswa, orangtua, dan guru di masa pandemi menjadi peluang  yang positif. Suatu hal yang sungguh luar biasa di saat saya mewakili pihak sekolah memperoleh kritik serta saran dari orang tua siswa yang pada umumnya mengerucut pada pembahasan pengembangan SMA Negeri  1 Wates ke depan.

Langkah Ke Lima , mengikutkan siswa dalam berbagai Even kegiatan baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional dan bahkan Internasional seperti yang saat ini kami lakukan dengan mengikutkan seleksi program IBE dari PT, Citty College Plymouth Perguruan tinggi di Inggris dan siswi kami berhasi lolos mengikuti seleksi tersebut yaitu atas nama Aulia Putri Azzahra Abdullah kelas XI IPA berangkat ke UK pada tanggal 16 Februari 2021. Harapan kami sepulang dari UK bisa memberikan inovasi baru dalam kegiatan belajar. Kegiatan yang akan saya lakukan pada tahun pelajaran 2021 / 2022 akan kami lakukan pemetaan potensi siswa dari kelas X (sepuluh), siswa akan ditempatkan dan dibina dengan membuka kelas keberbakatan Model  Ekstrakurikuler. Sehingga  ke depan nantinya akan ada beberapa bidang keberbakatan khususnya science atau akademik namun juga tidak mengabaikan bidang keberbakatan nonakademik. Arah keberbakatan akademik lebih kepada persiapan lomba KSN, Karya Ilmiah (FIKSI dan KOPSI), LDBI dan NSDC, LCC, dan beberapa yang lain. Sedangkan, arah keberbakatan Nonakademik lebih kepada FLS2N dan KOSN. Langkah nyata yang telah dilakukan dengan mengadakan pembinaan lomba KSN yang melibatkan pihak luar jaitu dari JST, selanjutnya kami adakan seleksi KSN tingkat sekolah dan telah berhasil menyeleksi rangking 1,2 dan 3 di tiap-tiap cabang yang disiapkan untu maju ke jenjang berikutnya. Untuk lebih memantapkan gerak langkah,  kami mengadakan koordinasi beberapa tim sekolah, guru penggerak, dan para pemikir yang peduli pada pengembangan SMA N 1 Wates hingga mencetuskan konsep sekolah Science. Untuk mendukung realisasi Sekoah Science, sekolah akan berbenah, salah satu di antaranya adalah penyempurnaan Perpustakaan sekolah standat nasional. Langkah yang sudah dilakukan adalah membuat statement bersama Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo dan alumni yang sekaligus tokoh yang pernah berkiprah membangun Kabupaten Kulon Progo, yaitu dr.Hasto Wardoyo, SPOG, K. Statement tersebut menjadi pemicu kepedulian bagi semua pihak khususnya warga sekolah.

Langkah ke Enam,  peran alumni saya pandang sangat penting dan dapat berkontribusi positif bagi sekolah. Saya telah programkan perencanaan webinar akbar dengan alumni pada tanggal 3 April 2021 dengan tema “STEPPING AHEAD AND BECOMING A GREAT SCHOOL WITH SMAN 1 WATES’ ALUMNI  “     ( Maju dan menjadi sekolah hebat bersama Alumni SMA N 1 Wates ). Untuk keberhasilan kegiatan tersebut Panitia Webinar merapat dengan nara umber dan sekaligus Alumni yang dapat memberikan motivasi sekaligus berpengaruh terhadap Alumni  SMA N 1 Wates yaitu dr.Hasto Wardoyo, SPOG, K. Dan untuk memberikan pengalaman tentang kiprah Alumni juga kami hadirkan mantan Kepala SMA N 1 Yogyakarta dan SMA N 8 Yogyakarta yaitu Rudi Parakanto, S.Pd., M. Eng yang sekarang menjabat Kepala Balaidikmen Kabupaten Kulon Progo.  Dalam webinar nantinya kami memandang perlu mengusulkan pembuatan struktur pengurus alumni beberapa angkatan yang memiliki kepedulian dan rasa handarbeni (=memiliki) agar dapat memberi solusi dan menjebatani arus harapan sekolah di masa yang akan datang. Dalam kegiatan webinar alumni, kami akan memaparkan profil sekolah sebelumnya dan yang akan datang. Salah satu bentuk program Art adalah pembangunan Padepokan Budaya Kulon Progo yang bertujuan memberikan edukasi kepada peserta didik dan masyarakat yang ingin melihat miniatur budaya yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Langkah yang sudah dirancang adalah membuat master plan animasi karya alumni SMA N 1 Wates.

Langkah ke Enam berangkat pengembangan Sekolah berwawasan lingkungan , kami ditunjuk DLH Kabupaten Kulon Progo mewakili SMA untuk  mengikuti lomba  “ADHIWIYATA”. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan yang harmonis, sejuk, aman, dan nyaman bagi semua warga sekolah serta pihak luar yang berkunjung di SMA Negeri 1 Wates. Langkah yang sudah ditempuh adalah dengan berkoordinasi dan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo dan juga DLH Provinsi.

              Demikian paparan saya tentang arah dan tujuan SMA Negeri 1 Wates menuju Sekolah Science, Environment, Art, and Technology of  SMA NEGERI 1 WATES  dengan berkomitmen meningkatkan program penelitian (science) mengikuti lomba Adhiwiyata ( Einvoronment ) membangun rumah budaya    ( Art ) meningkatkan kegiatan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa ( Imtaq ) menyiapkan berbagai aplikasi pembelajaran dan layanan publik berbasis IT (Imtek) Semoga dengan Ridho Allah, semua harapan dan cita-cita ini menjadi kenyataan tanpa kendala yang berarti. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *